Laporan Kegiatan FMGJ Januari s.d. Desember 2011

Ada 17 Kegiatan yang sudah dilaksanakan selama 1 tahun:

(1) Pertemuan Nasional 12 organisasi guru daerah (FMGJ, FDGP, SeGI Medan, APG Muna, APG Purwakarta, SIGAT, SGT, SGL, SGS, SeGuCi). Brtempat  Hotel Bumi Wiyata Depok pada 21-23 Januari 2011  dan diikuti 40  peserta.

Tujuan pertemuan ini adalah untuk konsolidasi antar pengurus organisasi/serikat guru daerah sebagai langkah awal mendirikan organisasi guru nasional. Pertemuan 3 hari ini dihadiri oleh perwakilan 12 organisasi guru lokal, koalisi pendidikan (ICW, STB, IER UPM).
Diakhir pertemuan dilakukan deklarasi FSGI (Federasi Serikat Guru Indonesia) yang diliput oleh 20 media massa.  Panitia Pertemuan Nasional adalah FMGJ dengan ketua panitia Maman Suparman.

(2)  FGD Pelayanan Publik

FGD diselenggarakan di Ruang Fraksi PDIP Gedung DPRD DKI Jakarta (Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat) pada 4 Maret 2011, dihadiri oleh 40 orang.    FGD Pelayanan publik ini bertujuan untuk melibatkan anggota DPRD dalam UU Pelayanan publik. Maksudnya ingin mendorong dewan untuk membuat Perda soal Pelayanan Publik di DKI Jakarta.  FGD ini seharusnya dilaksanakan oleh APPI bekerjasama dengan Yappika. Namun karena APPI tidak juga melaksanakan maka ICW mengusulkan untuk dilaksanakan oleh FMGJ. Kegiatan ini terbilang sukses, namun sayangnya tidak berlanjut. FGD PP dihadiri oleh perwakilan guru, orangtua murid, ICW, Koalisi Pendidikan, Yappika dan anggota DPRD DKI komisi E (fraksi PDIP, PAN dan Gerindra)
(3) Diskusi peringatan Ultah FMGJ yang pertama, bertempat  Univ. Paramadina Jl. Gatot Subroto (Jaksel) pada 16 Maret 2011, diikuti 50 peserta.   Tujuan kegiatan adalah untuk syukuran sekaligus refleksi 1 tahun FMGJ, juga upaya memperkuat kiprah FMGJ dalam mempengaruhi kebijakan pendidikan di DKI Jakarta. Ultah FMGJ ditandai dengan pemotongan tumpeng dan acara makan bersama. Selain itu diisi pula dengan diskusi pendidikan, narasumber: Jhonny Simanjuntak (Anggota DPRD DKI Jkt), Febri Hendri (ICW) dan Retno Listyarti (FMGJ)
(4) Dialog dan diskusi dalam rangka reses dengan anggota DPRD DKI Jakarta komisi E Jhonny Simanjuntak, bertempat di   Ruang Perpustakaan GRJU Jl. Yos Sudarso (Jakut) pada 15 Maret 2011 diikuti 50 peserta.     Tujuan kegiatan ini bagi FMGJ adalah untuk “mempengaruhi kebijakan pendidikan di DKI Jakarta”. Karena hasil reses akan dijadikan bahan untuk sidang komisi E di DPRD DKI Jakarta. Beberapa hasil reses diantaranya adalah : kepastian TKD Gur PNS DKI Jakarta disesuaikan dengan golongan.  Adapun mengenai TKD guru honor di sekolah negeri juga diperjuangkan, kemudian DPRD DKI Jakarta menyetujui TKD guru honor di sekolah negeri sebesar Rp 500.000/bulan melalui APBD Perubahan tahun 2011, sayangnya realisasinya tahun 2011 ini terkendala oleh belum keluarnya SK Gubenur yang mengatur TKD Guru Honor di sekolah negeri tersebut. Meski DPRD nya mengusulkan dan menyetujui anggaranya, namun belum tentu direalisasikan oleh eksekutif.

(5)Kongres Nasional Pertama FSGI, bertempat Wisma Haji Pondok Gede (Jakarta Timur) pada 28-30 Juni 2011, dihadiri oleh 50  peserta    Kongres Nasional pertama FSGI diselenggarakan di Jakarta dengan pelaksana FMGJ (Koordinator Ujang Subiatun). Kongres nasional ini hampir tidak terlaksana karena kendala biaya. Namun akhirnya berjalan sukses karena dukungan dana dari Fasli jalal (Rp 3.5 Juta), Utomo Dananjaya (Rp 2.5 juta), ICW (Rp 7 juta), FMGJ (Rp 1 juta), Tifa melalui IER UPM (Rp 5 juta). Fasli  Jalal (Wamendiknas) menjadi narasumber sekaligus membuka Kongres Nasional I FSGI.  Kongres bertujuan memilih pengurus FSGI (pusat), mengesahkan AD/ART dan menyusun agenda strategis FSGI. Terpilih : Retno Listyarti (Sekjen); Guntur (Presidium); Ginanjar (Presidium); Oban (Presidium) dan Herialdi (Presidium), dan susunan pengurus yang lengkap akan dibicarakan di luar Kongres.
(6) Dialog dengan komisi X DPR RI soal Kebebasan Berorganisasi. Bertempat di   R. Rapat Komisi X Gd. DPR RI Senayan (Jakpus), pada 30 Juni 2011 dan dihadiri oleh
50 peserta     Diakhir Kongres, FSGI melakukan hearing dengan anggota komisi X DPR RI di ruang rapat komisi X Gd DPR RI Senayan. Acara ini diliput oleh beberapa media massa (cetak dan radio).  Isu yang diusung oleh FSGI adalah kebebasan berorganisasi bagi guru. Namun dalam dialog ini tampaknya para anggota dewan belum paham isu yang diusung FSGI.Perjuangan masih panjang.
(7) Diskusi dan Pengukuhan Pengurus FSGI

Narasumber : Prof Winarno Surachmad dan Dr Robertus Robert
Tema: Pendidikan Karakter dalam pembelajaran PKn
Panitia pelaksana IGCI (Ikatan Guru Civic Indonesia). Bertempat di    Aula Komnas HAM Jl. Latuharhari Menteng (Jakarta Pusat) pada 9 Agustus 2011 yang dihadiri oleh 100 orang.    Berdasarkan amanat Kongres dan ketentuan dalam AD/ART FSGI, pengukuhan (deklarasi) susunan pengurus paling lambat dilaksanakan 1 bulan setelah Kongres. Namun, dengan segala keterbatasan dana dan tenaga maka Kongres baru dapat dilaksanakan 5 minggu kemudian. Sayangnya, pengukuhan ini hanya dihadiri oleh sebagian pengurus FSGI (pusat), yaitu Retno (Sekjen), Ginanjar (Presidium), Guntur (Presidium), Oban (Presidium), Turman, Deny, , Ujang, dan Fakhrul. Dewan pertimbangan FSGI : Anwar (APG Purwakarta), Ratna Rudjito, Danang (ICW), Jimmy Paat (Koalisi Pendidikan).
Di sela-sela acara, dilakukan penadatanganan akte notaries pendirian FSGI sebagai organisasi guru nasional.
(8)Diskusi Rethinking school  (Bambang Wisudo) dan organisasi guru di AS (Florian) . Bertempat    Apartemen Gading Icon Tower C/ 11/ 15 Jl. P. Kemerdekaan (Jaktim), pada September  2011, yang diikuti oleh 20 orang.    Diskusi ini awalnya dilakukan sebagai pengantar acara buka puasa bersama. Namun sayangnya, banyak yang tidak bisa sampai acara buka puasa bersama. Akhirnya, hanya dilakukan kegiatan diskusi dan tidak ada acara buka puasa bersama. Acara ini dihadiri oleh 23 orang. FGP (Pandeglang) hadir dengan 6  orang perwakilan. Mereka kemudian buka puasa bersama dengan pa Lody dan Mas Bambang Wisudo

(9) Rapat Kerja Nasional FSGI  

Bertempat di Apartemen Gading Icon Tower C/ 11/ 15 Jl. P. Kemerdekaan (Jaktim)
pada 7-9 Oktober 2011 dan dikuti oleh 12 orang     Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ini bertujuan untuk : (1) menyepakati batik seragam FSGI; (2) menyusun program kerja  1 tahun 2011/2012; (3) refleksi dan memastikan kmbali susunan kepengurusan FSGI (pusat). Untuk program awal tahun 2012 adalah Website FSGI sudah jadi.
Sayangnya, rakernas ini hanya dihadiri oleh 3 perwakilan anggota FSGI, yaitu Serikat Guru Indonesia Medan, Forum Diskusi Guru Pandeglang.
(10)Melakukan kajian dan Advokasi mengenai kebijakan : TPG (Sertifikasi)
Latar belakang kajian ini dibuat adalah karena kerisauan banyak kawan guru daerah maupun Jakarta terhadap mekanisme pencairan TPG (sertifikasi). Kemudian, FMGJ berinisiatif untuk mengumpulkan data  dari kawan-kawan guru Jakarta terkait TPG yang cair pada akhir Agustus 2011. Kemudian diperolehlah beberapa temuan menarik. Akhirnya saya sebagai Sekjen FSGI berinisiatif untuk melakukan kajian yang sama di daerah (wilayah ada perwakilan FSGI dan simpatisan FSGI). Hasil kajian diantaranya ditemukan modus penyalahgunaan pencairan TPG oleh pemprov (melalui dinas pendidikan) dalam bentuk : (1) mengulur waktu pembayaran ke guru (kemungkinan di deposito dahulu untuk mendapatkan bunga); (2) mengurangi jumlah bulan  yang dibayar (ada yang mendapatkan hanya 3-5 bulan); (3) Memperbesar jumlah potongan melalui pajak, yang semstinya hanya 15%, dipotong menjadi 18%; (4) TPG nya tidak di bayar karena pensiun atau karena belum mengajar 24 jam; (5) TPG guru swasta banyak yang tidak dibayarkan, bahkan sejak ybs di sertifikasi
Kebijakan Permennegpan  No. 16/2009 ttg perhitungan angka kredit kenaikan pangkat guru; dan rencana kenaikan jam ngajar 27.5 jam . Tim pengkaji terdiri atas Retno, Guntur dan Fakhrul Alam.   Inisiatif melakukan kajian atas kebijakan kenaikan pangkat bagi guru juga lahir dalam diskusi dalam suatu rapat di FMGJ. Akhirnya, Retno dan Guntur bersepakat mengupas permenpan 16/2009 dan fakhrul meenguapas mengenai rencana kebijakan menaikan jam mengajar guru yang semula 24 jam menjadi 27.5 jam. Bahkan Fakhrul membuat suatu tulisan mengenai kbratan FMGJ atas kenaikan jam mengajar ini.
Bahan hasil kajian dari kebijakan yang kami nilai sangat tidak bijak ini kemudian dijadikan bahan untuk konfresi pers dan sekaligus  bahan untuk advokasi ke DPR RI, Kemendiknas dan ke kalangan guru melalui road show ke beberapa sekolah (SMA 60, SMA 55, SMA 100 dan kawan-kawan guru dari berbagai skolah yang tergabung dalam FMGJ).

(11) Konfrensi Pers kajian Sertifikasi; Kenaikan pangkat dan Penambahan jam ngajar. Konfres berlangsung di  ICW pada September 2011 yang diikuti oleh 10 aktivis FMGJ dan FSGI.    FSGI bersama FMGJ kemudian melakukan konfrensi pers sebagai salah satu bentuk advokasi. Media massa diharapkan dapat menjadi media perjuangan bagi ketidakadilan yang dialami guru melalui berbagai kebijakan. Bahan konfres adalah kebijakan TPG, Kebijakan kenaikan pangkat dan kebijakan kenaikan jam mengajar yang sama sekali tidak memperhatikan kepentingan peningkatan mutu pendidikan. Konfres ini diliput oleh 12 media massa.
(12) Dialog dengan anggota Komisi X dari Fraksi PDIP (ditemui Puti Guntur Soekarno) dan  dan F.Golkar (Dr. Hetifah). Bertempat di Gd. DPR RI Senayan (Jakarta Selatan), pada 7 Oktober 2011 dan diikuti oleh 20 aktivis guru.    FSGI bersama FMGJ kemudian melakukan juga dialog (hearing) dengan  anggota komisi X fraksi PDIP dan Fraksi Golkar sebagai salah satu bentuk advokasi. DPR diharapkan dapat menjadi salah satu media perjuangan bagi ketidakadilan yang dialami guru melalui berbagai kebijakan. Bahan dialog adalah kebijakan TPG, Kebijakan kenaikan pangkat dan kebijakan kenaikan jam mengajar yang sama sekali tidak memperhatikan kepentingan peningkatan mutu pendidikan.
(13)    Melapor ke Ombusdman RI. FMGJ/FSGI Menyerahkan laporan ke Ombusdman RI mengenai carut marut pencairan sertifikasi di 14 daerah di Indonesia, berlangsung di   Gd. Ombusdman RI Jl. Rasuna Said (Jaksel) pada 7 Oktober 2011 dan dihadiri oleh 20 aktivis guru.  Hasil kajian TPG di 14 darah yang dilakukan oleh FSGI dan FMGJ kemudian dilaporkan kepada Ombusdman Republik Indonesia untuk ditindaklanjuti (strategi advokasi kebijakan). Poin yang dilaporkan adalah hasil temua (potensi) atau modus penyalahgunaan pencairan TPG oleh pemprov (melalui dinas pendidikan) dalam bentuk : (1) mengulur waktu pembayaran ke guru (kemungkinan di deposito dahulu untuk mendapatkan bunga); (2) mengurangi jumlah bulan  yang dibayar (ada yang mendapatkan hanya 3-5 bulan); (3) Memperbesar jumlah potongan melalui pajak, yang semstinya hanya 15%, dipotong menjadi 18%; (4) TPG nya tidak di bayar karena pensiun atau karena belum mengajar 24 jam; (5) TPG guru swasta banyak yang tidak dibayarkan, bahkan sejak ybs di sertifikasi

(14)    Dialog dengan Wamendiknas mengenai kebijakan sertifikasi, kenaikan pangkat guru dan penambahan jam ngajar (beban kerja) 27.5 jam, bertempat di  Ruang Wamendiknas Gd. Depdiknas lantai 2 Senayan (Jaksel), pada 8 Oktober 2011 dan diikuti oleh 20 pengurus FMGJ, SeGI Medan, FDGP Pandeglang dan FSGI.
FSGI bersama FMGJ kemudian melakukan juga dialog dengan  Prof Fasli Jalal (yang saat itu masih menjabat sebagai Wamendiknas). Ini dilakukan sebagai  upaya lain advokasi kebijakan. Kemendiknas diharapkan dapat menjadi media perjuangan bagi ketidakadilan yang dialami guru melalui berbagai kebijakan. Bahan dialog adalah kebijakan TPG, Kebijakan kenaikan pangkat dan kebijakan kenaikan jam mengajar yang sama sekali tidak memperhatikan kepentingan peningkatan mutu pendidikan.

(15)Roadshow FMGJ ke sekolah-sekolah di Jakarta ke SMAN 60, SMAN 55
dan SMAN 100.    Dilakukan selama bulan November 2011 secara bergantian di sekolah masing-masing
SMA 60 = 14 orang
SMA 55 = 15 orang
SMA 100 = 25 orang

Tujuannya : (1) menyambung silaturahmi dengan para simpatisan FMGJ di beberapa sekolah yang kerap membantu pendanaan kegiatan FMGJ; (2) mensounding berbagai perjuangan FMGJ untuk guru dan untuk pendidikan yang berkualitas serta berkeadilan; (3) melakukan advokasi atas kebijakan-kebijakan yang tidak adil, sehingga saat dibutuhkan dukungan massa para guru ini akan mudah digerakan.

(16)    Dialog dan diskusi dalam rangka reses dengan anggota DPRD DKI Jakarta komisi E (Dwi Rio Sambodo). Bertempat di  Aula lantai 4 kantor Camat Matraman Jakarta Timur, pada 15 Desember 2011 dan diikuti 58 peserta.
Tujuan kegiatan ini bagi FMGJ adalah untuk “mempengaruhi kebijakan pendidikan di DKI Jakarta”. Karena hasil reses akan dijadikan bahan untuk sidang komisi. Ada info: mengenai TKD guru honor di sekolah negeri juga diperjuangkan, kemudian DPRD DKI Jakarta menyetujui TKD guru honor di sekolah negeri sebesar Rp 500.000/bulan, sayangnya realisasinya tahun 2011 ini terkendala oleh belum keluarnya SK Gubenur yang mengatur TKD Guru Honor di sekolah negeri tersebut. Dalam kesempatan ini, FMGJ menyuarakan mengnai kebebasan berorganisasi bagi guru serta kritik atas perlakuan diskriminatif birokrasi pendidikan terhadap organisasi guru dan aktivisnya yang bukan PGRI.
(17)    Rapat Kerja Pengurus FMGJ dan IGCI, bertempat di      Saung Wira, Jl Raya Tapos Km 1 Gadog, Ciawi (Jawa Barat), pada 26 – 27 Desember 2011 dan diikuti oleh 12 orang.    Tujuannya adalah untuk:
1.    Refleksi selama 2011
2.    Menyusun  aksi/program kerja FMGJ 2012.
3.    Mempererat tali silaturahmi antar pengurus

About retnolistyarti

Perempuan energik dan cerdas, guru inovatif dan kreatif, penulis buku, penulis artikel, peneliti pendidikan, dan aktivis organisasi guru yg merdeka "FMGJ". Di FMGJ (Forum Musyawarah Guru Jakarta) Retno menjabat sebagai ketua umum dan sebagai Sekjen di Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), organisasi di level nasional. Ibu 3 anak dari Audi, Ulvi dan Ilo. Mengajar sejak 1994. 3 tahun mengajar di SMA Labschool, 3 tahun di SMPN 69 dan mulai tahun 2000 s.d. sekarang mengajar di SMAN 13 Jakarta (sekolah dimana dulu Retno menjadi muridnya). Retno sudah menghasilkan 9 buah buku,47 artikel, dan 89 makalah. Saat ini sedang menyelesaikan 2 buah buku tentang perjuangan guru melawan sistem yang menindas dan pengalaman praktik kelas yg kreatif dan inovatif. Retno juga berncana menyusun buku tentang pendidikan anti korupsi.
This entry was posted in Buku Perjuangan organisasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s