Peran Sukarno dalam Pancasila Dihapus dari Buku Pelajaran

http://www.beritasatu.com/nasional/51344-peran-sukarno-dalam-pancasila-dihapus-dari-buku-pelajaran.html

Peran Sukarno dalam Pancasila Dihapus dari Buku Pelajaran

Kamis, 31 Mei 2012 | 22:17

Peran Sukarno dikerdilkan dalam perumusan Pancasila.

Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan Sejarah yang memuat topik tentang Pancasila telah menghapus peran Presiden Pertama RI, Sukarno, sebagai pencetus dan perumus Pancasila.

Kontribusi Sukarno direduksi lewat manipulasi sejarah yang termuat dalam buku-buku pelajaran di sekolah.

“Dalam kurikulum kita, upaya memanipulasi sejarah Pancasila terjadi dalam PKn dan pelajaran sejarah. Itu terjadi sejak masa orde baru (Orba) sampai sekarang,” kata Ketua Umum Ikatan Guru Civic Indonesia (IGCI) Retno Listyarti di Jakarta, Kamis (31/5).

Menurut Retno, manipulasi juga terlihat saat pemerintah lebih memprioritaskan peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober dibandingkan peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni.

Pada masa Orba justru lebih parah karena pemerintah melarang peringatan Hari Lahir Pancasila.

Retno menuturkan dalam kurikulum Sejarah, topik Pancasila dipelajari saat membahas Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), dan Proklamasi.

Konsep rumusan Orba menyatakan Muhammad Yamin lebih dulu berpidato tentang dasar negara sebelum Sukarno. Hal itu tertuang dalam buku yang ditulis oleh Nugroho Notosusanto berjudul Naskah Proklamasi Otentik dan Rumusan Pancasila yang Otentik (1971).

Di buku itu ditulis rumusan Pancasila ala M. Yamin yaitu perikebangsaan, perikemanusiaan, periketuhanan, perikerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.

“Rumusan itu dikutip dari buku M Yamin yang terbit tahun 1959, itu ditulis jauh hari setelah Indonesia merdeka,” bantah Retno, yang merupakan guru PKn SMAN 13 Jakarta Utara.

Kemudian, pada 1981, dibuat lagi rekayasa baru oleh Nugroho Notosusanto dalam buku berjudul Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Di buku itu disebutkan rumusan Pancasila ala Soepomo yang disampaikannya dalam pidato 31 Mei 1945 yaitu persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah, dan keadilan rakyat.

Padahal, pidato Soepomo saat itu hanya membahas syarat-syarat berdirinya negara yaitu adanya wilayah, rakyat, dan pemerintahan.

“Kebohongan ini terjadi selama 40 tahun. Kami tuntut pemerintah untuk mencabut kepalsuan ini. Bung Karno adalah satu-satunya pencetus Pancasila. Anak bangsa tidak boleh dibohongi seperti ini karena benar Bung Karno yang mencetuskan dan memikirkan pertama kali, serta menyarikan nilai-nilainya menjadi dasar negara,” kata Retno.

Penulis: SP/Natasia Christy Wahyuni/ Kristantyo Wisnubroto

About these ads

About retnolistyarti

Perempuan energik dan cerdas, guru inovatif dan kreatif, penulis buku, penulis artikel, peneliti pendidikan, dan aktivis organisasi guru yg merdeka "FMGJ". Di FMGJ (Forum Musyawarah Guru Jakarta) Retno menjabat sebagai ketua umum dan sebagai Sekjen di Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), organisasi di level nasional. Ibu 3 anak dari Audi, Ulvi dan Ilo. Mengajar sejak 1994. 3 tahun mengajar di SMA Labschool, 3 tahun di SMPN 69 dan mulai tahun 2000 s.d. sekarang mengajar di SMAN 13 Jakarta (sekolah dimana dulu Retno menjadi muridnya). Retno sudah menghasilkan 9 buah buku,47 artikel, dan 89 makalah. Saat ini sedang menyelesaikan 2 buah buku tentang perjuangan guru melawan sistem yang menindas dan pengalaman praktik kelas yg kreatif dan inovatif. Retno juga berncana menyusun buku tentang pendidikan anti korupsi.
This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s