Tanggapan Dari Medan (Pengalaman Konsolidasi Daerah)

From : Faisal Sahdar

Pasca kunjungan Mbak Retno, banyak daerah di Sumatera Utara tertarik untuk membentuk Serikat Guru di kabupaten/Kota, tetapi yang menjadi persoalan kemudian…kondisi daerah sangat sulit diramalkan…motivasi pembentukan juga tidak dapat dinilai…sebab…hampir seluruh kabupaten/kota terserang penyakit korupsi, banyak organisasi yang ditaklukkan dengan Bantuan Sosial dan proyek dari Dinas – dinas terkait. Khawatirnya pendirian hanya sebagai skoci untuk mendekat dengan kekuasaan atau hanya sebagai mainan sedangkan tujuan organisasi tidak dijalankan. Kekhawatiran ini sangat beralasan dan secara faktual terjadi.

Karena itu memang perlu membuat standart pendirian organisasi guru dibawah FSGI, terutama organisasi yang terbentuk setelah di deklarasi kannya FSGI, Serikat Guru harus di sahkan atau di SK kan oleh FSGI, hal ini untuk menegaskan rantai komando dan nilai kesatuan yang terkoordinir, sehingga dapat diberi sanksi apabila menyalahi etika dan norma yang telah disepakati. Kemudian perlunya rekomendasi organisasi guru yang telah menjadi anggota FSGI, sebagai jaminan agar FSGI dalam mengesahkan organisasi tersebut tidak salah.

Yang tak kalah pentingnya…kita harus segera merumuskan pedoman etik bagi guru dan organisasi guru…dengan dilepas cair akan sangat berbahaya, sebab pada umumnya guru belum memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru dan apalagi tidak mengerti tugas dan fungsinya sebagai anggota dan pengurus organisasi guru.

Selain itu, Permintaan : sangat penting untuk mendukung seluruh organisasi guru yang berada dibawah FSGI, terutama anjuran terhadap jaringan anti korupsi yang selama ini telah dibangun ICW. Selain sebagai teman diskusi dan curah pendapat, teman berjuang, juga penting sebagai jembatan FSGI untuk membentuk organisasi guru didaerah kabupaten/kota yang belum terbentuk.

Faisal

From : Retno
Bung Faisal,

Saat membaca email anda, sy bersyukur tp sekaligus cemas. Bersyukur karena FSGI mulai akan berkembang, namun cemas krn sy merasa organisasi yg sdh bergabung saja masih sulit di pegang.

Soal mekanisme menjadi anggota FSGI sebenarnya sdh diatur dlm AD/ART FSGI. Dimana ada anggota persiapan, hrs lolos verifikasi sesuai persyaratan dst… Tp kayaknya kita lupa mencantumkan bhw calon anggota hrs mendpt rekomendasi dari organisasi guru yg sdh menjadi anggota FSGI.

Mengenai kode etik guru FSGI sdh disusun FMGJ tetapi belum disetujui bersama oleh anggota FSGI.

Saya sepakat bhw perlu dibuat mekanisme rekruitmen anggota maupun sistem pengkaderan anggota FSGI. Ini semua tdk bisa dilakukan sendirian…. Krn kita sdg membangun sebuah gerakan pendidikan

Salam perjuangan
RL

Mbak Retno yang baik…

Sekjend FSGI tidak akan ditinggalkan sendirian…kami akan mengawal terus sampai titik darah terakhir…kalau memang masih punya darah…hehehehe…

Mengenai Lupa…itu tidak berdosa…hal itu sangat mudah…usul saya : untuk peraturan pelaksanaan dari Anggaran Dasar…dapat saja SEKJEND menerbitkan Surat Keputusan yang isinya merupakan Pedoman Standart Pendirian Organisasi di Kabupaten Kota dan ditingkat Provinsi…tetapi agar partisipatif pengurus diundang untuk membicarakan ini mbak…Semoga hari depan menjadi milik kita.

Faisal

About retnolistyarti

Perempuan energik dan cerdas, guru inovatif dan kreatif, penulis buku, penulis artikel, peneliti pendidikan, dan aktivis organisasi guru yg merdeka "FMGJ". Di FMGJ (Forum Musyawarah Guru Jakarta) Retno menjabat sebagai ketua umum dan sebagai Sekjen di Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), organisasi di level nasional. Ibu 3 anak dari Audi, Ulvi dan Ilo. Mengajar sejak 1994. 3 tahun mengajar di SMA Labschool, 3 tahun di SMPN 69 dan mulai tahun 2000 s.d. sekarang mengajar di SMAN 13 Jakarta (sekolah dimana dulu Retno menjadi muridnya). Retno sudah menghasilkan 9 buah buku,47 artikel, dan 89 makalah. Saat ini sedang menyelesaikan 2 buah buku tentang perjuangan guru melawan sistem yang menindas dan pengalaman praktik kelas yg kreatif dan inovatif. Retno juga berencana menulis buku tentang perjuangannya di bidang pendidikan mulai saat menjadi guru, kepala sekolah dan sekjen FSGI.
This entry was posted in Buku Perjuangan organisasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s