Distribusi Guru Federasi Guru Minta SKB 5 Menteri Dibatalkan

http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/13/15130554/Federasi.Guru.Minta.SKB.5.Menteri.Dibatalkan

Indra Akuntono | Inggried Dwi Wedhaswary | Selasa, 13 Maret 2012 | 15:13 WIB

Dibaca: 2310

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Ilustrasi guru

JAKARTA, KOMPAS.com – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai, diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri tentang Penataan dan Pendistribusian guru PNS banyak mendatangkan dampak negatif. Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti mengatakan, pihaknya menuntut sejumlah hal. Salah satunya pembatalan SKB 5 Menteri.

Setidaknya, kata dia, harus ada evaluasi terhadap kebijakan tersebut untuk meminimalisir dampak negatif yang terjadi pada saat diimplementasikan.

Selain itu, FSGI juga meminta agar DPR segera merevisi UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen, terutama pasal 35 ayat (2) yeng mereduksi tugas-tugas guru sebagaimana disebutkan dalam pasal 35 ayat (1) menjadi hanya tatap muka yang diwajibkan minimal 24 jam dan maksimal 40 jam per minggu.

“Ketentuan dalam pasal 35 ayat (2) itulah yang kemudian di copy paste dan dijadikan landasan mengatur guru pada SKB 5 Menteri yang tidak berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan,” kata Retno kepada para wartawan, di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jakarta, Selasa (13/3/2012).

Selanjutnya, FSGI juga menuntut adanya pengakuan terhadap tugas tambahan guru (staf, wali kelas, pembina, dan piket) sebagaimana penghargaan terhadap wakil kepala sekolah (12 jam) dan kepala sekolah (18 jam). FSGI mengusulkan, tugas tambahan guru dapat dihargai masing-masing dua hingga empat jam.

Retno menambahkan, FSGI juga berharap peraturan yang mengatur tentang guru hendaknya tidak menghilangkan kesempatan guru yang telah lulus seleksi sertifikasi dan sudah diputuskan berhak menerima tunjangan sertifikasi. Sebab, FSGI menilai, menghilangkan  kesempatan guru menerima tunjangan setifikasi merupakan bentuk pelanggaran terhadap asas umum pemerintahan yang baik, yaitu asas kepastian hukum dalam hukum tata usaha negara.

“Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kanwil Agama di seluruh Indonesia harus bijak mengambil keputusan dan penerapan SKB 5 Menteri. Jangan sampai guru honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun tergusur dan guru PNS yang kekurangan jam dicabut tunjangan sertifikasinya. Padahal, kekurangan jam semestinya dapat dilaksanakan di sekolah swasta,” papar Retno.

Seperti diberitakan, pada 3 Oktober 2011 lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menandatangani SKB 5 Menteri bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasai, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama. SKB ini berisi kesepakatan kerjasama dan bentuk dukungan dalam hal pemantauan, evaluasi dan kebijakan penataan serta pemerataan guru secara nasional.

About retnolistyarti

Perempuan energik dan cerdas, guru inovatif dan kreatif, penulis buku, penulis artikel, peneliti pendidikan, dan aktivis organisasi guru yg merdeka "FMGJ". Di FMGJ (Forum Musyawarah Guru Jakarta) Retno menjabat sebagai ketua umum dan sebagai Sekjen di Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), organisasi di level nasional. Ibu 3 anak dari Audi, Ulvi dan Ilo. Mengajar sejak 1994. 3 tahun mengajar di SMA Labschool, 3 tahun di SMPN 69 dan mulai tahun 2000 s.d. sekarang mengajar di SMAN 13 Jakarta (sekolah dimana dulu Retno menjadi muridnya). Retno sudah menghasilkan 9 buah buku,47 artikel, dan 89 makalah. Saat ini sedang menyelesaikan 2 buah buku tentang perjuangan guru melawan sistem yang menindas dan pengalaman praktik kelas yg kreatif dan inovatif. Retno juga berencana menulis buku tentang perjuangannya di bidang pendidikan mulai saat menjadi guru, kepala sekolah dan sekjen FSGI.
This entry was posted in Berita SKB 5 Menteri. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s