RSBI, Rasanya Seperti Naik Pesawat….

http://edukasi.kompas.com/read/2012/04/09/1648177/RSBI.Rasanya.Seperti.Naik.Pesawat.

Ayu Rahayu Elfitri | Latief | Senin, 9 April 2012 | 16:48 WIB  Dibaca: 2258

JAKARTA, KOMPAS.com – Menanggapi gugatan permohonan judicial review pasal 50 ayat (3) UU Sisdiknas, Ketua Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ), Retno Listyarti, menegaskan bahwa pihaknya sangat memberikan dukungan terhadap judicial review tersebut. Selain secara teknis banyak kekurangan, secara substansial RSBI sangat melanggar hak konstitusi warga negara.

Retno mengatakan, Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) sebagai kebijakan pemerintah dan hanya diperuntukan bagi anak-anak pintar memang sebuah kebijakan yang baik.

“Akan tetapi, jika anak tersebut dari kalangan kurang mampu, maka mereka pasti tidak sanggup untuk membayar biaya pendidikannya,” jelas Retno kepada Kompas.com, Senin (09/04/2012), di Jakarta.

Saat hal tersebut terjadi, kata Retno, hak anak untuk mendapatkan pendidikan akan terlanggar. Selain itu, ia menilai, RSBI hanya akan menimbulkan diskriminasi dan kastanisasi.

“Seperti naik pesawat, anak-anak ada yang mendapatkan kelas eksekutif atau kelas ekonomi,” ujar guru SMAN RSBI 13 Jakarta Utara ini.

Seharusnya, lanjut Retno lebih jauh, pendidikan bukanlah sebuah komoditas yang seperti itu. Pendidikan adalah hak asasi warga negara Indonesia yang harus diberikan secara berkualitas dan berkeadilan.

“Warga negara Indonesia harus mendapat pendidikan berkualitas dan adil, bukan kasta-kasta seperti itu,” tegas Retno, yang juga hadir dalam persidangan tersebut beberapa waktu lalu.

Sejauh ini, banyak dukungan yang diberikan agar judicial review tersebut menang, baik dari kalangan orang tua murid maupun para guru. Terakhir, terhadap sidang judicial review yang diadakan beberapa waktu lalu, pihaknya sangat optimistis akan berhasil memenangkan pembatalan RSBI.

“Sampai saat ini, kami optimistis. Hal ini bisa dilihat dari sidang kemarin yang menghadirkan banyak saksi pendukung dari pakar-pakar pendidikan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan di Kompas.com, Senin (9/4/2012), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) menyatakan dukungannya terhadap judicial review Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) pasal 50 ayat (3) terhadap pasal 31 UUD 1945 tentang dasar hukum Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu karena RSBI dinilai menyisakan banyak problema dan kelemahan serta tidak sesuai semangat dan nafas pendidikan nasional.

About retnolistyarti

Perempuan energik dan cerdas, guru inovatif dan kreatif, penulis buku, penulis artikel, peneliti pendidikan, dan aktivis organisasi guru yg merdeka "FMGJ". Di FMGJ (Forum Musyawarah Guru Jakarta) Retno menjabat sebagai ketua umum dan sebagai Sekjen di Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), organisasi di level nasional. Ibu 3 anak dari Audi, Ulvi dan Ilo. Mengajar sejak 1994. 3 tahun mengajar di SMA Labschool, 3 tahun di SMPN 69 dan mulai tahun 2000 s.d. sekarang mengajar di SMAN 13 Jakarta (sekolah dimana dulu Retno menjadi muridnya). Retno sudah menghasilkan 9 buah buku,47 artikel, dan 89 makalah. Saat ini sedang menyelesaikan 2 buah buku tentang perjuangan guru melawan sistem yang menindas dan pengalaman praktik kelas yg kreatif dan inovatif. Retno juga berencana menulis buku tentang perjuangannya di bidang pendidikan mulai saat menjadi guru, kepala sekolah dan sekjen FSGI.
This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s